Friday, November 04, 2011

Nor Shaheffendy

teramat rindu pada empunya nama...andainya aku diberi kuasa memutar masa semula,
aku pasti akan membina bahagia di sekelilingnya,tidak akan pernah sekali aku tergamak melukai hatinya,
akan ku jaga ia sepenuh hatiku dan aku tidak akan sia2kan hidupnya...
apa yang berlaku di penghujung hubungan cinta ini,memberi aku seribu penyesalan...
sungguh!! aku tak mungkin mampu mencari pengganti seperti dia...kosongnya hati dan jiwa ini...
terkilan dan kecewa bercampur rasa...tersepit di antara kedua...antara dia dan bonda...dan akhirnya akulah yang menjadi galang gantinya...rela dalam terpaksa tanpa ikhlasnya hati ini melepaskan dia...nyata aku dan dia turut sama teluka...terbayang semula dalam kotak ingatan,seperti pita rakaman yang tak pernah mahu berhenti memutarkan memori itu...dapat aku rasakan betapa hancurnya hati dia kerana terpaksa akur dengan perpisahan itu...dan tahukah diary,kekecewaan itu bukan sahaja terlihat dari raut wajahnya malah terkesan juga pada batang tubuhnya...abang,diri yang hina ini memohon kemaafaan darimu kerana melukai hati itu...kehadiran abang membawa kasih sayang dan bahagia dalam hati ini....tapi,pemergian abang dari hati ini membawa bersama sejuta kesengsaraan dan kekecewaan....maafkan diri ini dengan sejuta kemaafan sayang....andai saja engkau tahu...bagai tertutup pintu hati ini menerima insan bernama lelaki...dan tahukah engkau,bila saja bonda menyebut tentang jodoh dan keindahan berumah tangga,hati ini bagai mahu pecah...serasa mahu menjerit menyalahkan bonda...tapi,aku terpaksa redha...walaupun hati ini seperti sembuh dari lukanya,tapi,bisanya masih tersisa bagaikan tidak mahu berganjak dari parutnya...semoga bahagia yang engkau kecapi kini akan kekal selamanya...




lahar cinta....

Tersingkaplah tirai cintaku yang lalu
Hangatnya bagai lahar yang membakar bumi
Sehinggakan aku menggelumpur kelecuhan
Bila engkau pergi tak kembali

Kala itu sayangnya engkau padaku
Dan kutelani segala kata indahmu
Kerana kusangka kau kan terus bersamaku
Tapi hanya sekadar waktu

Seluruh cintamu itu hidup segar dijiwaku
Masih kuterasa
Tak layu ditelan waktu
Tak pudar kasih hatiku
Dan kau masih lagi kusayangi

Walaupun engkau tiada
Namun cintamu terasa
Membendung rinduku sejak dulu hingga kini
Indahnya kukenang dan pahitnya dah kutelan
Begitu kasihku kepadamu

Ingin aku mengulangi saat indah waktu dulu
Tapi bagaimana dapatkah berulang lagi
Bersamalah kita jadikan pengajaran
Betapa pedihnya oh perpisahan

Mengapa di waktu ini
Aku teringat kembali segala kenangan
Adakah engkaupun sama masih ingat kepadaku
Seolah kita tak pernah berpisah

dia...

dear diary,
need fren share my feeling....
dh lame terpisah dgn die...skrg die muncul semula...
bahagia sgt bile dia hdir dlm hidup nie....xtau la naper...
tapi kehadirannya bersama teman....
menagih kasih dariku yang telah lame berputik di hatinyer untuk semaian bersama
sedangkan aku x pernah tahu aper yg tersirat di dlm relung hatinya....

sayangnya,kehidupan kali ini sgt berbeza....
dia telah dimiliki dn aku msih sendiri...
bagaimana agaknyer pertemuan kami kali ini ye?
kaku atau saling meluah rs yang x tertunai....

tahukah dairy,
kami mengatur pertemuan pertama setelah 7 thun terpisah
membiarkan dia mencari dan meneka yg mn satu aku...
dan...pertemuan ini akan meninggalkan 1001 kenangan dlm memori ingatan...
bagaimana agaknya ye???
biarlah masa yang menentukan segalanya....